BAB II Visi Misi dan Tujuan

Bab II 

Visi, Misi dan Tujuan

  1. Visi

Berdasarkan analisis riil dan kesepakatan warga sekolah yang diwakili oleh Tim Pengembang Kurikulum (TPK), sekolah mempertahankan dan menetapkan visi sekolah. Visi SMA Negeri 2 Purworejo adalah:

Terwujudnya Insan Yang Bertaqwa, Berbudi Pekerti Luhur, Cerdas, Terampil, Berdaya Saing Tinggi, Peduli dan Berbudaya Lingkungan.

  1. Misi

Dari visi yang telah ditetapkan, sekolah merumuskan misi sebagai berikut:

  1. Mengintregasikan aspek religi pada setiap pembelajaran;
  2. Menumbuhkembangkan kehidupan sekolah yang religius;
  3. Menumbuhkembangkan budaya budi pekerti luhur;
  4. Melaksanakan pembelajaran untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi;
  5. Meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik;
  6. Meningkatkan layanan KBM dan kegiatan ekstrakurikuler;
  7. Mengikuti kegiatan lomba/festival tingkat regional dan nasional;
  8. Meningkatkan dan menguatkan karakter peduli dan budaya lingkungan seluruh warga sekolah;
  9. Tujuan

Tujuan sekolah merupakan penjabaran dari pernyataan misi sekolah yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu yang telah ditentukan Tujuan tersebut adalah sebagai berikut

  1. Mengawali dan mengakhiri KBM dengan doa;
  2. Mengaitkan materi pembelajaran dengan nilai-nilai religius.
  3. Membaca Al-Quran dan Kitab Suci 10 menit sebelum KBM dimulai;
  4. Melaksanakan sholat berjamaah dan sholat Jum’at 
  5. Melaksanakan infaq hari Senin/Jumat;
  6. Melaksanakan peringatan hari besar agama;
  7. Mematuhi tata tertib sekolah dan peraturan yang berlaku;
  8. Meningkatkan kepedulian pada sesama;
  9. Menggunakan teknologi informasi untuk kegiatan pembelajaran;
  10. Mengembangkan web sekolah untuk menyampaikan informasi; 
  11. Mengoptimalkan pencapaian nilai Assesment Kompentensi Minimal (AKM) peserta didik kelas XI
  12. Meningkatkan nilai US peserta didik kelas XII sebesar lima poin;
  13. Meningkatkan jumlah peserta didik yang diterima di perguruan tinggi;
  14. Meningkatkan jumlah persentase kejuaraan akademik dan non akdemik;
  15. Mengawali dan mengakhiri pelaksanaan KBM tepat waktu;
  16. Melaksanakan KBM secara efektif, innovatif, dan kreatif;
  17. Mengoptimalkan kegiatan ekstrakurikuler;
  18. Meningkatkan jumlah keikutsertaan dalam lomba/festival tingkat regional dan nasional, dan
  19. Meningkatkan 7 K (keamanan, kenyamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, dan kerindangan) dan 7 S (senyum, salam, sapa, sopan, santun, sehat, semangat).
  20. Standar Kompetensi Lulusan SMA

Setiap lulusan SMA Negeri 2 Purworejo memiliki kompetensi pada tiga dimensi yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan. 

  1. Dimensi Sikap

Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap: 

  1. beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, 
  1. berkarakter, jujur, dan peduli, 
  2. bertanggungjawab, 
  3. pembelajar sejati sepanjang hayat, dan 
  4. sehat jasmani dan rohani sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan internasional. 
  1. Dimensi Pengetahuan

Memiliki pengetahuan 1). Factual yaitu pengetahuan teknis dan spesifik, detail dan kompleks berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya terkait dengan masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan internasional. 2). Konseptual yaitu Terminologi/ istilah dan klasifikasi, kategori, prinsip, generalisasi, teori, model, dan struktur yang digunakan terkait dengan pengetahuan teknis dan spesifik, detail dan kompleks berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya terkait dengan masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan internasional, 3). Procedural Pengetahuan tentang cara melakukan sesuatu atau kegiatan yang terkait dengan pengetahuan teknis, spesifik, algoritma, metode, dan kriteria untuk menentukan prosedur yang sesuai berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya, terkait dengan masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan internasional, dan 4). Metakognitif pada tingkat teknis yaitu pengetahuan tentang kekuatan dan kelemahan diri sendiri dan menggunakannya dalam mempelajari pengetahuan teknis, detail, spesifik, kompleks, kontekstual dan kondisional berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya terkait dengan masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan internasional, dilakukan secara spesifik, detil, dan kompleks berkenaan dengan: 

  1. ilmu pengetahuan, 
  1. teknologi, 
  2. seni, 
  3. budaya, dan 
  4. humaniora yang mampu mengaitkan pengetahuan di atas dalam konteks diri sendiri, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, serta kawasan regional dan internasional. 
  5. Dimensi Keterampilan

Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak: 

  1. kreatif, 
  2. produktif, 
  1. kritis, 
  2. mandiri, 
  3. kolaboratif, dan 
  4. komunikatif melalui pendekatan ilmiah sebagai pengembangan dari yang dipelajari di satuan pendidikan dan sumber lain secara mandiri